Lily Blog

Bisa Karena Terbiasa

Oleh : Samantha Nouijcha

Warna Warni Kehidupan

Photo by Luis Quintero on Pexels.com

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9730552334211344"
     crossorigin="anonymous"></script>

Perjalanan hidup memang penuh dengan warna warni, mulai dari sedih sampai bahagia. hari ini akan berbeda dengan besok jadi jangan pernah merisaukan apa yang terjadi hari ini. teruslah berjalan selagi engkau masih bernafas. Terkadang kita selalu berfikir tentang sesuatu yang belum terjadi , jika pikiran itu negatif , sebaiknya kita tidak perlu memikirkan itu terus menerus, karena itu hanyalah sesuatu yang belum terjadi tetapi kita meyakininya sudah terjadi, saran saya adalah sebaiknya kita tidak perlu memikiran hal tersebut, dan memikirkan hal sebaliknya yaitu pemikiran positif.

“Semua yang belum terjadi jangan dulu kita ambil kesimpulan bahwa itu akan terjadi, tetapi mulailah sesuatu yang baru tanpa memikirkan sesuatu yang belum terjadi”.

-samantha noya

Baru saja saya mengalami hal yang tidak menyenangkan, hal ini membuat saya berpikir begitu keras, dan saya tertampar oleh tulisan saya sendiri, tetapi pada saat itu saya bersama dengan teman saya, jadi saya menceritakan dia apa yang saya alami. saya baru saja kehilangan barang. Mengapa hal ini membuat saya merasa takut dan cemas adalah karena barang tersebut bukan milik saya melainkan barang yang di pinjamkan oleh adik saya.

Dan yang menjadi inti dari permasalahan ini adalah saya barang tersebut bukanlah milik adik saya, tetapi barang yang di pinjamkan oleh temannya. sontak hal tersebut membuat saya merasa khawatir. Dan saya mulai memikirkan hal yang negatif, mulai dari takut di marahi oleh adik saya, dan menjalar ke temannya. Tiba-tiba saya memikirkan sesuatu, saya ingin menjelaskan kepada adik saya bahwa barang tersebut hanyalah tertukar dengan teman saya. Saya mulai cemas, karena mulai memikirkan apa yang akan terjadi jika saya memberitahukan ini.

Saya mulai menyusun rencana , bagaimana caranya agar saya dapat mendapatkan barang itu kwmbali, akhirnya saya bersama teman saya mencari barang tersebut untuk menanyakan harga barang tersebut, ketika mendengar harganya saya sempat diam, dan berpikir dari mana saya akan mendapatkan uang tersebut, tetapi saya terus berpikir positif bahwa saya akan mendapatkan uang untuk membeli barang tersebut besok. Akhirnya saya memutuskan untuk pulang, saya dan teman saya masing-masing membagi jalan.

Ketika sampai di rumah, saya mulai cemas ketika melihat adik saya yang membukakan pintu untuk saya, saya mulai menunjukan sikap cemas, dan tiba-tiba seakan-akan adik saya sudah mengetahui apa yang terjadi, dia bertanya kepada saya,” kenapa” ? Dan saya diam sejenak, sambil memberikan raut sedih kepadanya dan berkata, ” maaf, tadi barangmu tertukar dengan barang milik teman ku”, dia diam beberapa detik dan senyum sambil berkata, ” Itukan saya sudah bilang agar kamu tidak membawanya tadi, karena akan jadi seperti ini”. Saya hanya memasang raut bersalah dan meminta maaf.

Ternyata, dari kesimpulan di atas, saya sudah mulai mengerti bahwa memang apa yang kita pikirkan jika belum terjadi jangan sampai itu membuat kita menjadi berpikir yang berlebihan.

semoga kita semua dapat mengambil pelajaran, dan dapat bertanggung jawab dalam hal apapun.

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-9730552334211344"
     crossorigin="anonymous"></script>

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai